KONGKOW BARENG TERKAIT WAWASAN KEBANGSAAN

"Kongkow Bareng terkait wawasan kebangsaan lebih mengarah kepada perjuangan para tokoh Nadhatul 'Ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia"

Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Selasa 20 September 2022 pukul 19.00 agendakan rutinan "Kobar" (Kongkow Bareng) bertemakan wawasan kebangsaan dengan pemateri sahabat Abdulrahman di musholla Baitul Makmur Dusun Winong, Desa Ngrayung, Gandusari. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 30 orang, baik dari kepala Desa Ngrayung Bapak Adi Santoso, masyarakat, dan tokoh agama Dusun Winong maupun dari pemuda Gerakan Pemuda Ansor Ranting Ngrayung dan Pengurus Anak Cabang Ansor Gandusari. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menambah wawasan maupun pengetahuan, baik dalam tema keagamaan, sosial, maupun fiqh keseharian. Biasanya tema berdasarkan keinginan dari takmir maupun masyarakat sekitar lokasi yang menjadi lokasi kegiatan Kobar setiap bulannya. 

Pada kegiatan ini juga turut hadir Bapak Masduki selaku ketua tanfidziyah ranting Ngrayung kabupaten Trenggalek. Bapak Masduki memberikan motivasi baik kepada masyarakat maupun para pemuda Gerakan Pemuda Ansor Ranting Ngrayung untuk selalu hadir dan aktif dalam kegiatan Kobar maupun kegiatan Nadhatul 'Ulama lainnya. Disamping itu pula, harapan Bapak Masduki semoga masyarakat Dusun Winong selalu Istiqomah dalam memakmurkan musholla Baitul makmur Dusun Winong. 

Kongkow Bareng terkait wawasan kebangsaan lebih mengarah kepada perjuangan para tokoh Nadhatul 'Ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sahabat Abdulrahman menegaskan bahwa "Pentingnya gerakan pemuda Ansor untuk mengikuti thoriqoh. Hal ini bertujuan untuk menyambungkan spiritual kita" hal ini karena dakwah Ansor bernuansa ukhro.

 Sahabat Abdulrahman juga menjelaskan bahwasanya para tokoh Nadhatul 'Ulama dulu dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Baik muatan yang diambil adalah membebaskan diri perbudakan, kebebasan dalam beragama maupun bersosial. Disamping itu pula, sahabat Abdulrahman tak pula menekankan kepada para hadirin untuk berhati-hati dalam mengikuti suatu kegiatan atau kelompok yang tidak bermanhaj ahlussunah wal jama'ah. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran dari sahabat Abdulrahman terhadap kelompok yang bisa memberikan doktrin yang berlawanan dengan Al-Qur'an, Sunnah maupun Pancasila atau cita-cita bangsa Indonesia. 

Antusias dari para hadirin pun cukup aktif. Ketua Pengurus Anak Cabang Ansor Gandusari pun turut melontarkan pertanyaan terkait bagaimana cara kita memproteksi diri dari pemikiran-pemikiran kelompok yang dapat mengancam kebhinekaan, Pancasila atau kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah diperjuangkan para pejuang terdahulu? Disini sahabat Abdulrahman menegaskan pentingnya kita untuk menganalisa suatu kelompok yang akan mempengaruhi pikiran kita. Apakah kelompok tersebut bermuara pada hal yang dapat mengancam Pancasila atau tidak. Bapak Adi Santoso pun turut menambahkan bahwasanya untuk selalu mematuhi perintah dari pemerintah dan menjauhi hal yang dilarang oleh negara. Karena semua yang dilakukan pemerintah tentunya demi kebaikan. Disamping itu pula Bapak Adi Santoso berharap agar musholla Baitul makmur terus menjadi lebih baik kedepannya baik secara administrasi musholla maupun lainnya. 

Sahabat Khoirul Ahmad selaku Ketua Gerakan Pemuda Ansor Ranting Ngrayung pun berharap kegiatan ini tetap terlaksana secara istiqomah dan semakin baik kedepannya. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap malam Selasa Wage. Kegiatan ini sangat terbuka untuk masyarakat umum yang tertarik untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Terkait info lengkapnya bagi masyarakat yang ingin mengikuti bisa menghubungi para pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Ansor Ranting Ngrayung kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek.

Nanang Syaggaf

Related

Warta Ranting 6073751165702917355

Posting Komentar

emo-but-icon

POPULER

Arsip

KALAM HIKMAH

KEBENARAN YANG HARUS KITA IKUTI
Allah ta’ala berfirman,

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا

“Barangsiapa yang menaati Allah dan rasul, maka mereka itulah orang-orang yang akan bersama dengan kaum yang diberikan kenikmatan oleh Allah, yaitu para nabi, shiddiqin, syuhada’ dan shalihin. Dan mereka itu adalah sebaik-baik teman.”
(QS. an-Nisaa’: 69).


Total Tayangan Halaman

item