Rabu, 29 Maret 2023
Turba Perdana Safari Ramadhan 1444 H, Gus Zakki Ajak Para Pengurus dan Anggota Ansor Tingkatkan Amal Ibadah dan Jaga Kerukunan
Senin, 27 Maret 2023
Gus Zakki, Ketua PC GP. Ansor Trenggalek Apresiasi Kerja Keras Polri Kembalikan Kepercayaan Publik
Jumat, 03 Maret 2023
Ansor Munjungan Gelar Apel Kesetiaan Anggota dalam Pembukaan PKD dan Diklatsar ke XXXVII
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor kecamatan Munjungan gelar pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pelatihan dan Pendidikan Dasar (DIKLATSAR) ke XXXVII dengan apel kesetiaan anggota di lapangan desa Craken kecamatan Munjungan kabupaten Trenggalek, (3 Maret 2023)
Acara yang direncanakan akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan yakni tanggal 3-5 Maret 2023 hari Jum’at – Ahad, itu diikuti oleh 86 peserta yang terdiri dari 48 peserta PKD dan 38 peserta Diklatsar, namun jumlah itu belum final di karenakan masih ada penambahan-penambahan yang datang dan daftar secara langsung saat pembukaan berlangsung
Agenda kaderisasi PAC GP Ansor Munjungan ini bertema “Mencetak Militansi Kader Untuk Meneguhkan Aqidah Ahlu Sunnah Waljamaah Annahdliyah Demi Keutuhan NKRI” dengan harapan seluruh peserta PKD dan Diklatsar dapat mengikuti seluruh proses pelatihan dengan baik dan menjadi kader yang militan yang memiliki semangat perjuangan yang teguh dalam menjaga nilai-nilai Ahlu Sunnah Waljamaah Annahdliyah demi kuatnya NKRI
Hal itu disampaikan oleh ketua PAC GP Ansor Munjungan sahabat Hanik Mashadi disaat apel kesetiaan anggota dalam rangka pembukaan PKD dan DIKLATSAR di lapangan desa Craken kecamatan Munjungan Trenggalek, lantas ia juga menambahkan proses kaderisasi ini akan ia titipkan kepada ketua ranting GP Ansor se kecamatan Munjungan untuk mengawal terus sahabat-sahabat baru kita yang saat ini akan mengikuti pelatihan
“Saya titipkan calon-calon kader Ansor dan Banser Munjungan yang saat hari ini akan mulai mengikuti pelatihan, untuk terus dikawal hingga menjadi kader yang militan seperti harapan kita bersama” terangnya
Diwaktu yang sama instruktur apel Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Trenggalek Anugerah Iskandar Putra dalam sambutanya berpesan untuk disiplin dalam pelatihan dan patuh kepada pelatih selama pelatihan berlangsung, silahkan sungguh sungguh karena itu akan menjadikan cerminan karakter kader kedepan saat sudah menjadi bagian dari keluarga besar Ansor dan Banser Trenggalek
“Saya harap para peserta dapat disiplin dan patuh kepada pelatih agar benar-benar menjadi kader yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap organisasi”
Tambahnya “Ansor dan Banser itu satu keluarga, satu rasa dan satu nafas komando”, dicontohkan seperti anak dari sahabat kita, sahabat jho pengurus pusat GP Ansor yang anaknya disakiti oleh anak mantan dirjen pajak, disini kami juga merasakan pedih dan sakit atas aksi kebiadaban itu, dan kami akan terus mengawal proses hukum yang berjalan hingga keadilan yang setimpal bisa dijatuhkan kepada tersangka
(Zidni)
Jumat, 17 Februari 2023
Peserta PKD dan Diklatsar Durenan Siap Berdigdaya Bersama Ansor
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor kecamatan Durenan laksanakan kaderisasi Ansor dan Banser yaitu PKD dan Diklatsar selama 3 hari mulai hari Jumat hingga hari Ahad tanggal 17-19 Februari 2023, yang bertempat di SMA Islam Durenan
PKD dan Diklatsar PAC GP Ansor Durenan yang diikuti total keseluruhan sejumlah 90 pemuda dengan rincian 51 peserta PKD dan 39 peserta Diklatsar. Dan diperkirakan akan masih bertambah melihat sejumlah ranting Ansor dan PAC Ansor se Trenggalek, konfirmasi calon kadernya yang akan diikutkan PKD maupun Diklatsar
Acara yang dibuka setelah Sholat Jum'at itu dihadiri jajaran PC Ansor Trenggalek dan beberapa undangan dari MCNU dan banom-banom NU Durenan
Ketua panitia sahabat Triono mengucapkan banyak terimakasih atas antusiasme pemuda kecamatan Durenan yang rela meluangkan waktu, tenaga dan materinya untuk bergabung dengan PAC GP Ansor Durenan dan Banser Durenan
"Saya senang dan terimakasih kepada pemuda Durenan yang luar biasa karena telah memilih keputusan yang tepat dengan bergabung dengan Gerakan Pemuda Ansor"
Diwaktu yang sama Ketua PAC GP Ansor Durenan sahabat Nurul Izza menyampaikan konsen Gerakan Pemuda Ansor yang meliputi 4 hal yaitu keislaman, kepemudaan, kenegaraan dan kemasyarakatan.
Ia menjelaskan bahwa keIslaman yang memegang teguh nilai Ahlussunah waljamaah, kepemudaan karena komposisi Ansor dan domain Ansor yaitu adalah para pemuda, kenegaraan karena nilai kebangsaan Ansor telah baku yaitu NKRI Harga Mati, dan kemasyarakatan yaitu bahwa Ansor menjadi garda sosial yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan gotong royong disaat masyarakat membutuhkan
"Untuk itu mari kita Digdaya bersama Gerakan Pemuda Ansor, menjadi kader militan dan mampu berperan aktif serta mampu mewarnai dengan ide dan gagasan yang baru dan membangun" Tutupnya
Zidni Acta
Rabu, 04 Januari 2023
Ansor Trenggalek Tepis Gus Yaqut Terganggu dengan Suara Dzikir
![]() |
| Gus Yaqut kanan, gus Zaki kiri |
Trenggalek, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Trenggalek respon
pernyataan gus Yaqut Qolil Qoumas saat ingin memuji rektor UIN Jakarta Amany Burhanuddin Umar Lubis yang
suka berdzikir, namun gus Yaqut memberikan pernyataan lupa nama bu rektor
tersebut lantaran suara dzikirnya, beberapa waktu lalu
Namun hal tersebut malah menjadikan polemik di media sosial
hingga menimbulkan kecaman publik, padalah jika ditinjau dari gaya komunikasi
gus yaqut yang biasa dengan guyonan, seharusnya tidak akan menjadi masalah
terlebih lagi saya menyakini bahwa gus Yaqut juga merupakan ahli dzikir, tanggap
gus Zaki ketua PC Ansor Trenggalek
Disisilain menurut Gus Zaki tidak masalah karena dalam kitab
bughyatul mustarsidin sohifah 8 dikatakan dikir dengan keras itu dilarang kalau
sampai mengganggu bahkan semisal orang yang sedang tidur.
Hal senada juga ditemukan dalam kitab bujairomi khotib jiz 4
hal 361 yang mengatakan haram kalau sampai taraf mengganggu baik kepada orang yang
sholat orang yang membaca Qur'an ataupun orang yang sedang tidur dan itu
berlaku di masjid bahkan diluar masjid, jadi apa yang kemarin dikatakan menteri
agama itu tidak masalah, apalagi itu kemarin dikatakan dalam rangka bercanda.
Keluasan berfikir kita dan kedalaman materi harus di nomor
satu kan dalam menghadapi berbagai masalah, bukan malah menggorengnya, dan ini
kalau dalam NU ada istilah tawazun atau berimbang dalam menerima berita
demikian ungkan Gus Zaki yang juga pengasuh Pon Pes Al Falah Trenggalek ini.
- ﺣﺎﺷﻴﺔ اﻟﺒﺠﻴﺮﻣﻲ ﻋﻠﻰ اﻟﺨﻄﻴﺐ - (ﺟ 4 / ﺻ 361)
ﻗﻮﻟﻪ : ( ﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﺸﻮﺵ ﻋﻠﻰ ﻧﺎﺋﻢ ﺃﻭ ﻣﺼﻞ )
ﻭﺇﻻ ﺃﺳﺮ ﻧﺪﺑﺎ ﺇﻥ ﺷﺮﻋﺎ ﻓﻲ اﻟﻨﻮﻡ ﺃﻭ اﻟﺼﻼﺓ ﻗﺒﻞ ﺗﺤﺮﻣﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﻳﻈﻬﺮ ، ﻭﻳﺤﺘﻤﻞ اﻷﺧﺬ ﺑﺈﻃﻼﻗﻬﻢ
ﻗﺎﻟﻪ اﻟﺸﻴﺦ اﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﻭاﻟﻮﺟﻪ ﻫﻮ اﻷﺧﺬ ﺑﺈﻃﻼﻗﻬﻢ .ا ﻫـ .ﺷﻮﺑﺮﻱ .ﺃﻱ ﻓﻴﻨﺪﺏ ﻭﻟﻮ ﻋﺮﺽ ﺫﻟﻚ ﺑﻌﺪ
ﺗﺤﺮﻣﻪ .ﻗﺎﻝ اﻟﺮﺣﻤﺎﻧﻲ : ﻓﺈﻥ ﺷﻮﺵ ﺣﺮﻡ ﻋﻨﺪ اﺑﻦ اﻟﻌﻤﺎﺩ ﻭﻛﺮﻩ ﻋﻨﺪ ﺣﺞ ، ﻭﻗﻴﺪﻩ اﺑﻦ ﻗﺎﺳﻢ ﺑﻐﻴﺮ
ﻣﻦ ﻳﺴﻦ ﺇﻳﻘﺎﻇﻪ ﻟﻠﺼﻼﺓ ﻭﺇﻻ ﻓﻼ ﻳﻜﺮﻩ ، ﻭاﻟﻤﻌﺘﻤﺪ ﺃﻧﻪ ﺇﻥ ﺷﻮﺵ ﻛﺮﻩ ﻓﻘﻂ ﻭﻻ ﻳﺤﺮﻡ اﻟﺠﻬﺮ ﻷﻥ
اﻹﻳﺬاء ﻏﻴﺮ ﻣﺤﻘﻖ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻟﻪ اﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪ اﻟﺒﺮ ﻗﻮﻟﻪ : ( ﺃﻭ ﻧﺤﻮﻩ ) ﻛﻤﺪﺭﺱ ﺃﻭ ﻣﺘﻔﻜﺮ ﻓﻲ ﺁﻻء
اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ، ﻭﻣﺜﻠﻪ اﻟﺨﻮﻑ ﻣﻦ اﻟﺮﻳﺎء ﻭﺇﻻ ﺳﻦ ﻟﻪ اﻹﺳﺮاﺭ ﻛﻤﺎ ﻓﻲ اﻟﻤﺠﻤﻮﻉ .ﻭﻳﻘﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ
ﺫﻛﺮ ﻣﻦ ﻳﺠﻬﺮ ﺑﺬﻛﺮ ﺃﻭ ﻗﺮﺁﻥ ﺑﺤﻀﺮﺓ ﻣﻦ ﻳﺸﺘﻐﻞ ﺑﻤﻄﺎﻟﻌﺔ ﺃﻭ ﺗﺪﺭﻳﺲ ﺃﻭ ﺗﺼﻨﻴﻒ ﻛﻤﺎ ﺃﻓﺘﻰ ﺑﻪ اﻟﻮاﻟﺪ
ا ﻫـ .ﻭﻻ ﺧﻔﺎء ﺃﻥ اﻟﺤﻜﻢ ﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﻣﻦ اﻟﺠﻬﺮ ﻭاﻹﺳﺮاﺭ ﺑﻜﻮﻧﻪ ﺳﻨﺔ ﻣﻦ ﺣﻴﺚ ﺫاﺗﻪ ﻓﻼ ﻳﻨﺎﻓﻲ ﺃﻥ
ﻳﺠﻬﺮ ﺑﻪ ﺃﻭ ﻳﺴﺮ ﻳﻜﻮﻥ ﻭاﺟﺒﺎ ا ﻫـ
.
- ﺑﻐﻴﺔ اﻟﻤﺴﺘﺮﺷﺪﻳﻦ - (ﺻ 98)
(ﻣﺴﺄﻟﺔ : ﻛ) : اﻟﺬﻛﺮ ﻛﺎﻟﻘﺮاءﺓ ﻣﻄﻠﻮﺏ ﺑﺼﺮﻳﺢ اﻵﻳﺎﺕ
ﻭاﻟﺮﻭاﻳﺎﺕ ﻭاﻟﺠﻬﺮ ﺑﻪ ﺣﻴﺚ ﻟﻢ ﻳﺨﻒ ﺭﻳﺎء ﻭﻟﻢ ﻳﺸﻮﺵ ﻋﻠﻰ ﻧﺤﻮ ﻣﺼﻞ ﺃﻓﻀﻞ ، ﻷﻥ اﻟﻌﻤﻞ ﻓﻴﻪ ﺃﻛﺜﺮ
، ﻭﺗﺘﻌﺪﻯ ﻓﻀﻴﻠﺘﻪ ﻟﻠﺴﺎﻣﻊ ، ﻭﻷﻧﻪ ﻳﻮﻗﻆ ﻗﻠﺐ اﻟﻘﺎﺭﻯء ، ﻭﻳﺠﻤﻊ ﻫﻤﻪ ﻟﻠﻔﻜﺮ ، ﻭﻳﺼﺮﻑ ﺳﻤﻌﻪ ﺇﻟﻴﻪ
، ﻭﻳﻄﺮﺩ اﻟﻨﻮﻡ ، ﻭﻳﺰﻳﺪ ﻓﻲ اﻟﻨﺸﺎﻁ ، ﻭﻟﻮ ﺟﻠﺲ ﺃﻧﺎﺱ ﻳﻘﺮﺃﻭﻥ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﺛﻢ ﺁﺧﺮ ﻭﻧﺎﻡ ﺑﻘﺮﺑﻬﻢ
ﻭﺗﺄﺫﻯ ﺑﺎﻟﺠﻬﺮ ﺃﻣﺮﻭا ﺑﺨﻔﺾ اﻟﺼﻮﺕ ﻻ ﺑﺘﺮﻙ اﻟﻘﺮاءﺓ ﺟﻤﻌﺎ ﺑﻴﻦ ﻓﻀﻴﻠﺔ اﻟﻘﺮاءﺓ ﻭﺗﺮﻙ اﻷﺫﻯ ،
ﻓﺈﻥ ﻟﻢ ﻳﺨﻔﻀﻮﻩ ﻛﺮﻩ ، ﻭﺇﻥ ﺃﺫﻥ اﻟﻤﺘﺄﺫﻱ ﻹﻃﻼﻗﻬﻢ ﻛﺮاﻫﺔ اﻷﺫﻯ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺗﻘﻴﻴﺪ ﺑﺸﻲء ، ﻭﻷﻥ اﻹﺫﻥ
ﻏﺎﻟﺒﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﻋﻦ ﺣﻴﺎء ، ﻧﻌﻢ ﺇﻥ ﺿﻴﻖ اﻟﻨﺎﺋﻢ ﻋﻠﻰ اﻟﻤﺼﻠﻴﻦ ﺃﻭ ﺷﻮﺵ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺣﺮﻡ ﻋﻠﻴﻪ اﻟﻨﻮﻡ ﺣﻴﻨﺌﺬ
ﻛﻤﺎ ﻫﻮ اﻟﻤﻨﻘﻮﻝ ، ﻭﻛﺎﻟﻨﺎﺋﻢ اﻟﻤﺸﺘﻐﻞ ﺑﻤﻄﺎﻟﻌﺔ ﺃﻭ ﺗﺪﺭﻳﺲ ، ﻭﻣﺎ ﻭﺭﺩ ﻓﻲ اﻟﻜﺘﺎﺏ ﻭاﻟﺴﻨﺔ ﻣﻦ
اﻷﺩﻋﻴﺔ ﻭاﻷﺫﻛﺎﺭ ﻣﻄﻠﻘﺎ ﻳﺤﻤﻞ ﻋﻠﻰ ﺇﻃﻼﻗﻪ ، ﻧﻌﻢ ﻣﺎ ﻗﻴﺪﻩ اﻷﺋﻤﺔ ﺗﻘﻴﺪ ، ﺇﺫ ﻣﻦ اﻟﻤﻌﻠﻮﻡ ﺃﻥ
اﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ اﻟﻨﺒﻲ ﻻ ﺗﻄﻠﺐ ﻓﻲ ﻧﺤﻮ ﻗﻴﺎﻡ اﻟﺼﻼﺓ ﻭﺭﻛﻮﻋﻬﺎ ﻭﻗﺲ ﻋﻠﻴﻪ.
Senin, 19 Desember 2022
Ansor Ranting Wonorejo Rangkap Dua Kegiatan dalam Sehari
Jum'at (16/12/22), GP Ansor Ranting Wonorejo membagikan sembako kepada fakir miskin. Merupakan agenda kegiatan tiap 3 bulan sekali, kali ini bantuan dipusatkan untuk penerima yang bermukim di Dusun Sampang Desa Wonorejo.
Dimulai pada pukul 14.00 WIB, Sahabat Ansor dan Banser rela kehujanan demi mendistribusikan 10 paket sembako tersebut. Hal ini merupakan wujud kepedulian pada sesama.
Para penerima mengucapkan banyak terima kasih, dan selalu diiringi dengan ucapan do'a mereka tentunya.
"Semoga amal panjenengan diterima oleh Alloh, dan digantikan dengan kesehatan serta ditambahkan rizqi yang barokah dunia dan akhirat", ucap Mbah Tarmidzi, salah satu penerima sembako.
Selesai pembagian sembako, para Sahabat sepakat untuk berziarah makam para Kiai Sepuh Trenggalek. Diawali dari Kampak makam KH. Ali Basthomi, tujuan kedua yaitu Mbah Putih yg berada di Karangan.
Di makam, sembilan Sahabat Ansor dan Banser membaca Tahlil yang dipimpin oleh Mbah Ahmad Juwaini.
Ziarah dilanjutkan ke Kota, makam Mbah Kawak dan Ki Ageng Menak Sopal, diteruskan ke makam KH. Basthomi yang berada di Kelutan. Karena keluar dari sana sudah pukul 21.50 WIB, maka para Sahabat menyudahi ziarah pada malam itu.
Baru kali pertama, GP Ansor Wonorejo mengadakan 2 kegiatan di hari yang sama
"Semoga kedepannya progam kegiatan yang seperti ini bisa selalu istiqomah dilaksanakan demi kemaslahatan umat, karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain",ujar Sahabat Ketua Choirul Khikam.
"Dan untuk dulur-dulur pemuda, diharapkan bisa bergabung di Ansor, agar semakin maju dan bermanfaat", tambahnya.
M.F. Munir
Jumat, 11 November 2022
Buntut Lakukan Ujaran Kebencian Terhadap Ketua PBNU, LBH Ansor Trenggalek Laporkan Faisal Assegaf
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Cabang (PC) Gerakan
Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Trenggalek melaporkan pegiat media sosial Faisal
Assegaf ke Kepolisian Resort (Polres) Trenggalek atas dugaan ujaran kebencian.
Bekti Hari Suwinto (BHS) Ketua LBH Ansor Trenggalek
mengatakan, pihaknya melaporkan Faisal Assegaf karena dianggap memfitnah Ketua
umum PBNU Yahya Cholil Staquf di media sosial Twitter.
“Kita datang ke Polres bersama Ketua PC. GP Ansor Kab.
Trenggalek Agus Muhammad Izzudin Zakki dan Kasatkorcab Banser H. Fatkhur Rohman
di dampingi anggota untuk melaporkan Faisal Assegaf karena dia telah menghina Ketum
PBNU Gus Yahya Cholil Staquf,” kata BHS usai pelaporan. Jum’at (11/11/2022) pagi.
BHS menambahkan, pelaporan tersebut buntut dari ujaran kebencian
yang dicuitkan Faisal Assegaf melalui akun Twitternya beberapa waktu lalu.
Patut diduga cuitannya melanggar pasal 28 ayat (2) Undang-Undang ITE junto
pasal 45 a ayat (2) UU ITE junto pasal 156 KUHP terkait ujaran kebencian antar
kelompok dan golongan.
BHS kembali menyinggung cuitan Faisal Assegaf itu bisa
berpotensi menjadi adu domba terhadap pihak tertentu yang bisa merusak ukhuwah.
“Apapun bentuk penghinaan dan siapapun yang memfitnah serta
melakukan ujaran kebencian kepada para kiai kami, Ansor sebagai garda terdepan
siap membela marwah beliau,” kata BHS.
Faisal Assegaf melontarkan penghinaan kepada Ketua Umum PBNU
Yahya Cholil Staquf hingga Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas lewat akun
Twitternya @Faizalassegaf.
“Bahwa perbuatan memposting/cuitan pada akun Twitter atas
nama Faizal Assegaf (@faizalassegaf) diduga melanggar ketentuan Pasal 28 ayat
(2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Semua bukti
sudak kami sampaikan kepada Kepolisian” Terang BHS.
BHS beserta Ketua PC. GP Ansor Kabupaten Trenggalek berkeyakinan bahwa Faizal Assegaf telah nyata melakukan pelanggaran
hukum pidana dengan bukti yang dinilai cukup.
“Alhamdulillah laporan kami sudah diterima oleh Polres Trenggalek.
Kita harap pihak kepolisian untuk segera melakukan proses hukum dengan cepat
dan presisi” Imbuhnya.
(Zidni)
Selasa, 08 November 2022
PW GP Ansor Jatim Dukung Suksesnya Penyelenggaraan G20 di Bali, Klarifikasi Isu Penolakan Greenpeace
![]() |
| Tengah, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Syafiq Syauqi, Lc. |
Surabaya – Isu luas yang beredar di publik dan menyeret institusi besar Gerakan Pemuda Ansor dalam narasi penolakan aktivis Greenpeace mendapatkan klarifikasi tegas dari Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Syafiq Syauqi, Lc.
Aktivis GP Ansor yang akrab disapa Gus Syafiq itu memberikan pernyataan sikap atas ketidakbenaran informasi yang menyebut GP Ansor menolak gerakan Greenpeace di KTT G20 Bali.
Gus syafiq menyatakan bahwa GP Ansor tidak dalam kapasitas melarang atau menolak perseorangan maupun organisasi untuk masuk atau keluar Bali karena hal tersebut merupakan kewenangan otoritas setempat dan aparat penegak hukum.
Untuk itu Gus Syafiq selaku Ketua Pimpinan Wilayah menginstruksikan kepada seluruh kader GP Ansor di Jawa Timur untuk tetap satu komando dan berkoordinasi dengan pimpinan dalam memberikan statement di ruang publik.
“Kami instruksikan kepada semua kader dan pengurus GP Ansor di seluruh Jawa Timur untuk tidak melayani statement pihak eksternal sebelum berkoordinasi dengan pemimpin tertinggi” Tegas Gus Syafiq.
PW GP Ansor Jawa Timur secara tegas mendukung suksesnya penyelenggaraan KTT G20 di Bali. Hal tersebut bagi GP Ansor adalah suatu kewajiban ideologis untuk turut serta menjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata Internasional.
“Terkait G20, posisi GP Ansor mendukung 100% kesuksesan penyelenggaraan G20 di Bali karena ini bagian penting dari upaya bersama membangun tatanan dunia yang lebih baik, apalagi Presiden kebanggan kita Pak Jokowi duduk sebagai Presidensi G20, harus kita kawal dan sukseskan”. Pungkas Gus Syafiq
https://ansorjatim.or.id
Selasa, 25 Oktober 2022
Audensi dengan Hadi Tjahjanto Mentri ATR/BPN RI, Ansor Minta Turut Lindungi Kawasan Agraria Trenggalek dari Tambang Emas
![]() |
| Wakil ketua 9 PC GP Ansor Trenggalek bersama ART audiensi dengan Mentri ATR/BPN RI |
Audiensi temui menteri Hadi Tjahjanto dan wakil menteri Raja Juli Antoni di kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jakarta selatan Gerakan Pemuda Ansor bersama Aliansi Rakyat Trenggalek minta agar mengkaji ulang IUP OP PT SMN Tambang emas Trenggalek (Senin, 24/10/22)
Pemilik saham PT SMN adalah Far East Gold (FEG), perusahaan tambang dari Australia IUP OP PT SMN, luasan tambang mencakup 9 kecamatan dengan luasan 12. 813 hektare sangat tidak masuk akal karena itu telah terjadi berbagai pelanggaran-pelanggaran terhadap tata ruang, khususnya melanggar Perda RTRW nomor 15 tahun 20212 - 2032 Kabupaten Trenggalek.
Misi audiensi di ATR/BPN adalah agar menteri Hadi Tjahjanto dengan kewenangannya dapat memberikan respon kebijakan dan koordinasinya dengan kementerian lain agar melindungi kawasan-kawasan agraria di Trenggalek khususnya dari rencana tambang emas.
Ditambah Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin sudah melayangkan surat usulan pencabutan IUP PT SMN, namun belum ada balasan hingga sekarang, sehingga diharapkan upaya ini dapat melancarkan surat usulan demi mempertahankan ruang lingkup Trenggalek dari potensi bahaya kerusakan ekosistem
Dari kaca mata Gerakan Pemuda Ansor yang di ketua i M. Izzudin Zakki, langkah ini sudah tepat namun harus terus dikawal sampai akhir, dan perjuangan di bawah terus digaungkan.
Awal cerita bermula sejak terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati Trenggalek nomor 702/2005. Lewat SK Bupati itu, PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) mengantongi izin konsesi eksplorasi pertambangan seluas 17.586 hektare.
Selanjutnya, pada tahun 2007, Pemerintah Kabupaten Trenggalek memberikan perpanjangan kuasa pertambangan wilayah eksplorasi PT SMN dan memperluasnya hingga mencapai 30.044 hektare. Luasan tersebut sangatlah di luar nalar akal sehat karena mencaplok seperempat luas keseluruhan wilayah Kabupaten Trenggalek.
Lima tahun kemudian, Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga membuat ketetapan baru dengan terbitnya Keputusan Bupati Trenggalek nomor 188.45/963/406.004/2012, yang mengubah luas areal pertambangan menjadi 29.969 hektare.
Tak ingin kampungnya mengalami kerusakan dan kebangkrutan secara sosial-ekologis oleh industri pertambangan, ribuan warga dari berbagai desa di sekitar kawasan konsesi mulai melakukan protes dan menggalang perlawanan. Pada tahun 2013, gerakan perlawanan warga tersebut berhasil menghentikan segala aktivitas pengambilan sampel dan kendaraan alat berat milik PT SMN.
Namun, seolah tak ingin menggubris tuntutan penolakan dan protes warga yang terus meluas, empat tahun kemudian, Dinas ESDM Jawa Timur menerbitkan rekomendasi teknis penambahan jangka waktu IUP (izin usaha pertambangan) melalui dokumen nomor 545/605/119.2/2016, tertanggal 29 Februari 2016, yang disusul dengan keluarnya Keputusan Gubernur Jatim nomor P2T/70/15.01.III/2016 tentang perubahan jangka waktu IUP PT SMN, tertanggal 22 Maret 2016 dan berlaku hingga 2018.
Saat ini diketahui, PT SMN mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi emas dan mineral pengikut (DMP) berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor P2T/57/15.02/VI/2019. Dengan izin yang berlaku hingga 2029 tersebut, PT SMN mengantongi wilayah konsesi seluas 12.813,41 hektare yang tersebar di sembilan kecamatan, yakni Tugu, Karangan, Suruh, Pule, Gandusari, Dongko, Kampak, Munjungan, dan Watulimo.
Pemilik saham PT SMN adalah Far East Gold (FEG), perusahaan tambang dari Australia. Keberadaan PT SMN sangat mengkhawatirkannya warga, sebab, izin yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kepada PT SMN untuk eksploitasi tambang emas, mencaplok 9 dari 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
zidni/art

















